Minggu, 27 Agustus 2017

Otak Terasa Lemot? Ini Nutrisi Pendongraknya


Sering kita mengalami yang namanya telmi (telat mikir),jika diajak ngobrol otak terasa berat untuk menerima apa yang jadi obrolan dan susah nyambungnya.Berikut adalah beberapa nutrisi agar otak kita tidak lemot/telmi :

- Vitamin E
Vitamin ini dikenal sebagai vitamin baik bagi rambut dan kulit. Mengonsumsi makanan tinggi vitamin E akan meningkatkan fungsi otak dan memiliki antioksidan, sehingga bisa "menunda" perkembangan tahap pertama dari Alzeimer. Makanan tersebut adalah sayuran berwarna hijau, almond, hazelnut, serta minyak bunga matahari.

- Vitamin B-complex
Vitamin B dapat membantu perkembangan awal otak. Menambahkan vitamin B kompleks (vitamin B1, B2, B3, B5, B6, B7, B9, B12, dan lainnya) dalam menu makan kita sehari-hari juga bisa membantu fungsi aktif otak dan pada akhirnya bisa meningkatkan memori.
Bahkan kehilangan memori di masa tua dikaitkan karena kekurangan asupan vitamin ini. Makanan tinggi vitamin B-complex antara lain telur, daging, dan bayam.

- Vitamin B12
Vitamin B12 merupakan nutrisi penting yang diperlukan untuk pembentukan myelin, yang penting untuk membentuk lapisan di sekitar serat saraf yang bertindak seperti isolasi.
Kekurangan vitamin B12 terkait dengan kerusakan saraf, kehilangan memori, perubahan suasana hati, serta kelambatan mental. Vitamin ini dapat ditemukan di daging sapi, ikan, dan domba.

Dengan mengkonsumsi beberapa nutrisi diatas akan membantu otak agar tidak lemot lagi,karena sesungguhnya otak juga butuh asupan makanan

Semoga bermanfaat,Salam Sehat Otak Cerdas

Rabu, 23 Agustus 2017

Vitamin Otak Yang Perlu Diketahui



Vitamin Otak Yang Perlu Diketahui.Saraf otak mendapatkan energi dari vitamin yang terdapat dan terkandung dalam makanan yang kita makan sehari-hari. Mengetahui macam vitamin ini penting karena otak adalah bagian tubuh yang merupakan pusat kendali dari perilaku, kecerdasan, akal budi, indera, dan pergerakan tubuh manusia.Vitamin untuk otak sangat penting bagi perkembangan otak terutamauntuk  anak-anak dan meningkatkan kemampuan otak orang dewasa, tanpa vitamin sebagai bahan bakar , otak tidak dapat bekerja dengan baik. Untuk otak orang dewasa, vitamin membantu mempertahankan daya ingat, meningkatkan kewaspadaan, hingga mengurangi risiko berkembangnya penyakit Alzheimer atau berbagai gangguan otak lainnya.

Untuk anak-anak, khususnya janin dan bayi, vitamin merupakan nutrisi penting yang harus terpenuhi pada periode emas tumbuh kembangnya. Periode ini dimulai sejak bulan-bulan pertama janin terbentuk di dalam kandungan, hingga benar-benar berakhir ketika anak memasuki masa puber, pada usia 9-15 tahun. Kekurangan vitamin maupun nutrisi lain pada periode ini dapat memengaruhi perkembangan otak, tingkat kecerdasan, dan bisa memicu berbagai cacat otak bawaan atau gangguan otak.

Beberapa Vitamin Otak dan Dampak dari Kekurangannya


Makanan yg Mengandung Vitamin Bagi Otak

Memastikan otak tetap mendapatkan asupan vitamin dan nutrisi yang dibutuhkannya sangat penting bagi semua kalangan usia. Berbagai jenis vitamin untuk otak bisa Anda dapatkan melalui pilihan makanan (diet) yang sehat dengan kandungan gizi berimbang. Berikut adalah beberapa vitamin yang dibutuhkan otak dan dampak dari kekurangannya:

Vitamin B1
Kekurangan vitamin B1 dapat berpengaruh pada kondisi mental, kemampuan belajar, energi, kemampuan tubuh dalam menghadapi tekanan, dan daya ingat pada penderita penyakit Alzheimer.
Vitamin B1 bisa ditemukan pada kacang-kacangan, daging, ragi, dan biji sereal.

Vitamin B6
Vitamin ini juga memiliki peran dalam produksi serotonin dan dopamine yang menjaga suasana hati dan kewaspadaan Anda.
Vitamin B6 terdapat pada kangkung, kembang kol, lobak, sawi, tuna, dan bawang putih.

Vitamin B12
Vitamin B12 berperan dalam pembentukan myelin, yaitu lapisan pelindung serat saraf otak. Vitamin untuk otak yang satu ini berguna untuk melindungi otak dari kerusakan saraf, kehilangan ingatan, menurunnya suasana hati, dan penurunan mental.
Vitamin B12 bisa ditemukan pada daging sapi, domba, ikan, unggas,

Vitamin E
Kekurangan vitamin E membuat tubuh kekurangan kemampuannya dalam melawan radikal bebas yang bisa merusak sel tubuh dan menyebabkan berbagai gangguan otak, misalnya penyakit degeneratif Alzheimer.

Vitamin C
Vitamin ini merupakan antioksidan penting yang dapat melindungi otak dari radikal bebas. Vitamin ini dipercaya juga dapat membantu mencegah penyakit alzheimer.
Beberapa sumber vitamin C yang dapat Anda konsumsi adalah brokoli, jeruk dan stroberi.

Asam Folat
Kekurangan asam folat dapat menurunkan kemampuan daya ingat dan fokus. Asam folat juga membantu menurunkan level asam amino homosistein pada darah yang menyebabkan kerusakan pada sel otak.
Asam folat bisa ditemukan pada sayuran hijau, kacang-kacangan, buah-buahan, dan sereal gandum.

Kacang almond, hazelnut, tepung gandum, minyak jagung, dan sayuran hijau, adalah beberapa contoh makanan yang memiliki kedua jenis tocopherols dari vitamin E, yaitu antioksidan yang berguna melawan radikal bebas.

Selain vitamin di atas, kandungan bahan lain juga dapat penting untuk otak, seperti :

Asam Lemak Omega-3
Omega-3 merupakan nutrisi penting dalam perkembangan otak. Kekurangan asam lemak omega-3 diduga bisa menyebabkan penurunan kognitif dan meningkatkan risiko gangguan mental, seperti depresi, gangguan bipolar, disleksia, ADD (attention deficit disorder), dan skizofrenia.
Asam lemak omega-3 terdapat pada ikan salmon, buah kiwi, biji rami, dan kenari.
Bicarakan dengan dokter mengenai vitamin untuk otak dan suplemen seperti apa yang cocok dengan kondisi Anda, termasuk dosis konsumsi, dan efek lainnya sebelum memutuskan mengonsumsinya.
Nutrisi dan vitamin untuk otak bisa memengaruhi proses kognitif dan juga emosi seseorang. Imbangilah dengan diet makanan seimbang dan olahraga secukupnya. Perpaduan diet makanan sehat dengan olahraga yang pas dapat meningkatkan kemampuan otak dan mengurangi berbagai jenis gangguan otak, seperti cedera otak, tumor otak, penyakit neurodegeneratif, dan gangguan mental.

Semoga artikel ini bermanfaat,

Salam Sehat Otak Cerdas dan Pintar